Yayasan Sabilul Haq

Kesyirikan Syi’ah Kepada Allah

Muhammad bin Ya’qub Al-Kulaini dalam kitabnya Ushuul Al-Kaafi berkata,

عن أبي عبد الله عليه السلام قال إن الدنيا والآخرة للإمام -يضعها حيث يشاء ويدفعها إلى من يشاء- جائز له من الله

“Dari Abu ‘Abdillaah –alaihis salaam- (Ja’far Ash Shaadiq –pen) beliau berkata, ‘Sesungguhnya dunia dan akhirat itu milik imam, -dia meletakkannya di mana saja yang dia kehendaki dan menyerahkannya kepada yang dia kehendaki, hadiah dari Allah.’”

Muhammad bin Al-Hasan Ath Thuusiy dalam kitab Rijaal Al-Kasysyiy meriwayatkan dari Ali bin Abi Thalib bahwasanya beliau berkata,

قال علي: … أنا الأول وأنا الآخر وأنا الظاهر وأنا الباطن وأنا وارث الأرض

“Ali berkata, ‘… akulah yang pertama, dan akulah yang terakhir, akulah yang lahir dan akulah yang batin, dan akulah pewaris bumi.”

Al-Kulainiy berkata,

قال الإمام محمد الباقر: نحن وجه الله، ونحن عين الله في خلقه، ويده المبسوطة بالرحمة على عباده

“Al-Imam Muhammad Al-Baaqir berkata, ‘Kami (para Imam -pen) adalah wajah Allah, kami adalah mata Allah pada ciptaan-Nya, dan kami adalah tangan-Nya yang terbentang dengan rahmat atas hamba-hambaNya.’”

Di dalam kitab yang sama, juga disebutkan,

عن أبي عبد الله عليه السلام أنه قال: إني لأعلم ما في السماوات وما في الأرض وأعلم ما في الجنة وما في النار وأعلم ما كان وما يكون

“Dari Abu ‘Abdillaah ‘alaihis salaam bahwasanya beliau berkata, ‘Sesungguhnya aku mengetahui apa yang ada di langit, dan apa yang ada di bumi, Aku mengetahui apa yang ada di surga dan di neraka, dan aku mengetahui apa yang sudah terjadi dan yang akan terjadi.’”

Imam Syi’ah juga mengetahui kapan mereka meninggal dan tidaklah mereka meninggal kecuali dengan izin mereka.

Ini adalah sebagian kecil dari kesyirikan yang banyak terdapat dalam kitab-kitab induk Syi’ah. Kitab Ushuul Al-Kaafi adalah salah satu rujukan terbesar kaum Syi’ah. Kedudukan kitab tersebut di dalam agama Syi’ah adalah seperti kedudukan kitab Shahih Al-Bukhaari di dalam Islam.

Jika demikian keyakinan kaum Syi’ah terhadap imam-imam mereka, di mana mereka menetapkan sifat-sifat rubuubiyyah -yang merupakan hak khusus Allah- bagi imam-imam mereka, maka masihkah kita mengatakan bahwa Syi’ah merupakan bagian dari Islam atau salah satu madzhab di dalam Islam?

Na’uudzu billaahi minasy syirki wa ahlih…

(Kita berlindung kepada Allah dari kesyirikan dan pelakunya)

 

Facebook
WhatsApp
Telegram
Twitter

Artikel

Kisah Sufyan Bin Uyainah Dengan Anak Kecil

Dikisahkan suatu ketika Sufyan bin Uyainah rahimahullah (wafat 198H) menyampaikan pelajaran. Di sela-sela menyampaikan pelajaran ada anak kecil masuk, si anak membawa kertas dan tinta.

Nikmat Rasa Aman

Rasa aman adalah suatu nikmat. Coba kita perhatikan bagaimana jika kita hidup di lingkungan yang tidak aman. Misal, di sekitar kita banyak pemabuk. Malam hari

Menabung

Mari kita simak bersama kisah seorang ulama bahasa Arab bernama Imam Abu al-Abbas al-Mubarrid -rahimahullah-. Cerita berawal saat seorang penuntut ilmu yang bernama Abu Ishaq

Berita

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *