Yayasan Sabilul Haq

Kajian Akbar untuk Wali Murid Unit Pendidikan di bawah Yayasan Sabilul Haq Solok

 

Kajian Akbar Wali Murid
Unit Lembaga Pendidikan
Yayasan Sabilul Haq Solok

Tema :
“Ayah Bunda Ajak Kami ke Surga”

Pemateri :
Ustadz Faisal Abdurrahman, Lc. MA.

Alhamdulillah, Yayasan Sabilul Haq kembali mengadakan Kajian Akbar untuk Wali Murid di unit lembaga pendidikan di bawah naungan Yayasan Sabilul Haq.
Kajian Akbar ini adalah kajian yang kedua kalinya diadakan Yayasan Sabilul Haq.
Cukup lama jarak antara kajian akbar sebelumya diadakan, yaitu sekitar tahun 2017. Saat ini Yayasan Sabilul Haq baru mempunyai 2 unit lembaga pendidikan, yaitu TKIT Sabilul Haq dan SDIT Tahfizhul Qur’an Sabilul Haq.

Atas ijin Allah, saat ini lembaga pendidikan di bawah naungan Yayasan Sabllul Haq bertambah dengan adanya PKBM Ma’had Tahfizh Sabilul Haq, SMPIT Sabilul Haq, Pondok Tahfizh Utsman Bin Affan dan Pondok Tahfizh Nusaibah Binti Ka’ab dan Ponpes Tadribud Du’at Ibnu Abbas di Sungai Durian.

Beberapa Faedah kajian Akbar

Kita selaku orang tua sangat layak dan patut menuntut ilmu dalam rangka menuntun anak-anak kita.
Dengan hadirnya orang tua dalam menunut ilmu khususnya pada kajian ini bisa menjadi bukti adanya kepedulian orang tua kepada anaknya.
Tinggikan kesadaran kita akan perlunya menuntut ilmu.

Kita selaku orang tua mempunyai tanggungjawab yang besar atas keselamatan anak-anak kita, bukan guru. Namun kenyataannya banyak yang menisbatkan tanggungjawab ini kepada guru.

Atas dasar Dalil Surat At Tahrim ayat 6
{يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا ……. [التحريم : 6]

“Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka……”

Berarti, orang tualah yang bertanggungjawab atas keselamatan keluarganya.

Sebelum meminta anak unuk taat maka orang tua harus terlebih dahulu untuk mencontohkan ketaatan.

Yang perlu diketahui dan harus dilakukan orang tua untuk anaknya :
1. Mencari jalan bagaimana jalan ke sorga.
2. Mencari jalan yang menjauhkan mereka dari neraka.

Hukum asalnya : anak berada dalam keadaan fitrah, suci, bersih tidak berdosa.

Visi misi orang tua : mewujudkan bagaimana agar kita dan anak kita bisa masuk sorga dan terhindar dari api neraka.

Barang siapa yang mengabaikan pendidikan agama anak dan terhadap perkara yg baik, berarti ia telah berbuat sejahat-jahat perbuatan yang jahat terhadap anaknya.

Kenapa anak perlu dibawa ke jalan sorga?
1. Meraih sorga merupakan puncak kesuksesan.
2. Meraih sorga merupakan visi dan misi utama kita dalam kehidupan.
3. Sorga adalah karunia Allah yang terbesar.
4. Ahli Sorga adalah Ahli Tauhid, orang yang menTauhidkan Allah.

 

Antusias Wali Murid saat kajian Akbar bersama Ustadz Faisal Abdurrahman, Lc. MA

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Bagaimana kiat-kiat untuk sukses membawa kita dan anak menuju jalan ke sorga :
1. Mengajari anak Tauhid dan Aqidah yang benar.
2. Menanamkan kepada anak mencintai beribadah sejak usia dini.
3. Menanamkan pendidikan akhak dan adab dalam keseharian.
4. Mengajarkan bersyukur terhadap nikmat Allah yang ada.
5. Mengajarkan bagaimana menghormati dan menghargai gurunya.
6. Berdoa kepada Allah untuk mendapatkan anak yang shalih/sholiha.
7. Menanamkan sifat _murooqobatullah_ (merasa diawasi Allah).
8. Mencintai Alquran dengan cara membaca, menghafal, memahaminya dan mengamalkanya.
9. Mengawasi anak-anak berteman dengan teman yang kurang baik di lingkungannya.
10. Menanamkan sunnah-sunnah Nabi dalam kehidupan sehari-hari.
11. Mengajarkan memanfaatkan waktu-waktu yang kosong dengan kebaikan.

Harapan Buya Faisal Abdurrahman, Lc. MA., semoga ke depannya, Kajian Akbar ini tetap rutin diadakan dan tidak berjarak terlalu lama. Semoga Allah mudahkan.

Baarokallaahu fiikum

 

Sabtu, 15 Muharram 1444 H/13 Agustus 2022

Facebook
WhatsApp
Telegram
Twitter

Artikel

Kisah Sufyan Bin Uyainah Dengan Anak Kecil

Dikisahkan suatu ketika Sufyan bin Uyainah rahimahullah (wafat 198H) menyampaikan pelajaran. Di sela-sela menyampaikan pelajaran ada anak kecil masuk, si anak membawa kertas dan tinta.

Nikmat Rasa Aman

Rasa aman adalah suatu nikmat. Coba kita perhatikan bagaimana jika kita hidup di lingkungan yang tidak aman. Misal, di sekitar kita banyak pemabuk. Malam hari

Menabung

Mari kita simak bersama kisah seorang ulama bahasa Arab bernama Imam Abu al-Abbas al-Mubarrid -rahimahullah-. Cerita berawal saat seorang penuntut ilmu yang bernama Abu Ishaq

Berita

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *